SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI DESA TIREMAN KEC. REMBANG KAB. REMBANG. SEMOGA DAPAT MEMBERIKAN INFORMASI YANG BAIK DAN BERGUNA BAGI PENGUNJUNGNYA.  

BUDAYA KALEMAN YANG TERUS MEMBUDAYA DI DESA TIREMAN

AGUS HARIYADI SHut | 24 Januari 2023 11:10:54 | Berita Lokal | 12 Kali

 

Budaya di Indonesia beraneka ragam banyaknya yang mungkin bahkan di setiap kota di Indonesia ada. Yang mana budaya yang ada merupakan kekayaan Indonesia yang patut kita lestarikn terus. Keleman, sebagai salah satu contohnya budaya yang ada di Desa Tireman Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang. Kaleman adalah salah satu tradisi yang terus dilakukan untuk mempertahankan kearifan lokal. Sudah seyogyanya bagi kita sebagai generasi penerus setelah nenek moyang untuk tetap melestarikannya agar tidak punah termakan zaman. Dari nenek moyang turun ke generasi kita saat ini dan semoga tetap lestari sampai ke generasi anak cucu kita kelak.

Keleman merupakan ungkapan rasa syukur dari para petani. Dengan memanjatkan Doa dan Harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tanaman padi mereka bisa dijauhkan dari gangguan hama dan penyakit serta agar nantinya bisa menghasilkan produksi yang maksimal yang penuh dengan keberkahan.

Para petani yang ada di Desa Tireman Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang juga melakukan tradisi Kaleman yang dilakukan untuk melestarikan tradisi turun menurun yang dilaksanakan 1 kali dalam setiap musim tanam padi.  Keleman dilakukan pada saat tanaman padi mulai meteng (bunting). Kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya dilokasi Sumur tua (punden) yang berada di dua RW yang berbeda, sehingga pelaksanaannya juga di bagi 2 tempat bergantian yang dipimpin oleh sesepuh desa (mbah modin) dengan melakukan doa bersama yang diaminkan oleh seluruh warga desa yang hadir. Para warga yang hadir membawa 2 bingkisan nasi serta lauk pauknya (berkat) sebagai ucapan sukur kepada Alloh SWT yang telah memberikan kemakmuran dan mudah-mudahan diberikan panen yang melimpah. Lokasi pertama di Sumur Omben (RW. I) dan lokasi kedua di Sumur Brumbung (RW. II).

Kegiatan kaleman diawali di RW. I di Sumur Omben (Punden RW. I) pukul 09.30 dengan memanjatkan doa bersama dan dilanjutkan di RW. II yaitu Sumur Brumbung.

Semoga kita terus bisa melestarikan budaya ini dan semoga Allah SWT memberikan limpahan nikmat dan hasil panen yang melimpah, agar para petani terus bersemangat untuk menanam padi.

 

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Peta Desa

Aparatur Desa

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung