ASEAN Dengue Day atau Hari Demam Berdarah ASEAN diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Juni. Tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat upaya melawan demam berdarah di kawasan Asia Tenggara.
Demam berdarah merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Asia Tenggara. ASEAN Dengue Day pertama kali diperingati pada tahun 2011 di Jakarta, Indonesia, dan sejak itu diperingati setiap tahun dengan tema yang berbeda-beda .
Tema ASEAN Dengue Day 2025 adalah "Menuju Nol Kematian akibat Demam Berdarah: Sains, Strategi, dan Solidaritas". Tema ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan kerja sama regional dalam mengurangi angka kematian akibat demam berdarah.
Beberapa upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah yang dapat dilakukan Pemerintah Desa Tireman antara lain menggerakkan masyarakat untuk kerja bakti PSN DBD dengan 3M Plus serentak dan mengaktifkan G1R1J (Gerakan 1 Rumah 1 Juru Pemantau Jentik )
Bersama Tim Pokjanal DBD Kecamatan Rembang dan Kader jumantik mengadakan monitoring PSN DBD di wilayah yang paling banyak terjangkit DBD.